PENGIKAT MAKNA (HTSC)
Materi #1 kelas Habituasi Taman Sejuta Cinta adalah tentang Empati. Rasa yang mampu mewakili perasaan orang lain, yang seringkali hadir karena suatu perbuatan kebaikan.
Kelas Habituasi Sejuta Cinta di sampaikan di applikasi Telegram. Kali ini tugas yang diberikan berupa Pengikat Makna 1, menceritakan tiga kebaikan yang kita lakukan pada 3 orang berbeda.
Sebenarnya, kebaikan kita pada orang lain, biarlah mengalir dan tidak perlu diingat. Namun karena ini adalah sebagai sebuah penjelasan tentang makna empati itu sendiri, maka saya akan mulai menceritakannya.
Ketika mendapatkan kabar dari seorang teman, atau kerabat, meskipun kita tidak dapat serta merta menemuinya, setidaknya sampaikan salam dan doa kebaikan padanya.
Karena salah satu doa yang tak tertolak adalah doa kepada saudaranya secara diam-diam. Setelah itu, jika ada kesempatan segera berkunjung menyambung silaturahmi. Biasanya, seseorang yang telah kita kunjungi akan melakukan hal yang sama. Yaitu mendoakan kita. Dan silaturahmi itu memanjangkan usia dan membuat bahagia.
Kebaikan lainnya yang juga membuat hati terasa lapang, ketika siang begitu teriknya, seorang anak lelaki kecil berusia sekitar 10 tahunan sedang berkeliling menjajakan dagangannya, buah lengkeng.
Dalam genggaman tangannya, ada beberapa kantung merah berlubang-lubang itu. Peluh membasahi dahinya yang gelap. Sambil mengelapnya, anak kecil itu menawarkan pada saya untuk membelinya.
Tentu saja saya langsung mengiyakan, karena melihat semangatnya untuk membantu orang tuanya.
Sembari bercerita tempat tinggal dan sekolahnya yang lumayan jauh, di Batuaji, saya memberikan segelas air putih yang langsung dihabiskannya dalam sekali teguk. Masya Allah, begitu dahaganya menyerang...
Saya percaya, seperti nasihat ibu bapak saya. Meskipun tanpa diucapkan, seorang anak kecil itu berdoa pada Allah tentang apa yang dirasakan.
Dan rasa sejuk juga mengalir direlung hati saya...
Sekali lagi, kebahagiaan akan terus mengikuti langkah kita jika kita mampu dan mau membagi dan merasakan empati pada sekitar.
Meskipun awalnya karena ketidaksengajaan. Sewaktu kami sekeluarga menghabiskan weekend, dan makan bersama di salah satu kedai.
Tidak sengaja ada nasi tercecer tumpah dari piring saya. Tadinya saya tidak begitu merespon nasi yang jatuh sedikit. Namun, sedetik kemudian, saya terpana.
Beberapa burung rupanya sedang menunggu sisa-sisa makanan yang tercecer tersebut.
Masya Allah... saya langsung bergumam. Memang benar, di setiap rejeki yang kita dapat, ada sebagian milik orang lain atau bahkan makhluk lain.
Alhamdulillah... terima kasih ya Allah, atas pengajaran ini...
#materi1
#empati
#HabituasiSejutaCinta
#IbuProfesional
Kelas Habituasi Sejuta Cinta di sampaikan di applikasi Telegram. Kali ini tugas yang diberikan berupa Pengikat Makna 1, menceritakan tiga kebaikan yang kita lakukan pada 3 orang berbeda.
Sebenarnya, kebaikan kita pada orang lain, biarlah mengalir dan tidak perlu diingat. Namun karena ini adalah sebagai sebuah penjelasan tentang makna empati itu sendiri, maka saya akan mulai menceritakannya.
Ketika mendapatkan kabar dari seorang teman, atau kerabat, meskipun kita tidak dapat serta merta menemuinya, setidaknya sampaikan salam dan doa kebaikan padanya.
Karena salah satu doa yang tak tertolak adalah doa kepada saudaranya secara diam-diam. Setelah itu, jika ada kesempatan segera berkunjung menyambung silaturahmi. Biasanya, seseorang yang telah kita kunjungi akan melakukan hal yang sama. Yaitu mendoakan kita. Dan silaturahmi itu memanjangkan usia dan membuat bahagia.
Dokumen by : Evi
Kebaikan lainnya yang juga membuat hati terasa lapang, ketika siang begitu teriknya, seorang anak lelaki kecil berusia sekitar 10 tahunan sedang berkeliling menjajakan dagangannya, buah lengkeng.
Dalam genggaman tangannya, ada beberapa kantung merah berlubang-lubang itu. Peluh membasahi dahinya yang gelap. Sambil mengelapnya, anak kecil itu menawarkan pada saya untuk membelinya.
Tentu saja saya langsung mengiyakan, karena melihat semangatnya untuk membantu orang tuanya.
Sembari bercerita tempat tinggal dan sekolahnya yang lumayan jauh, di Batuaji, saya memberikan segelas air putih yang langsung dihabiskannya dalam sekali teguk. Masya Allah, begitu dahaganya menyerang...
Saya percaya, seperti nasihat ibu bapak saya. Meskipun tanpa diucapkan, seorang anak kecil itu berdoa pada Allah tentang apa yang dirasakan.
Dan rasa sejuk juga mengalir direlung hati saya...
Dokumen by : Evi
Sekali lagi, kebahagiaan akan terus mengikuti langkah kita jika kita mampu dan mau membagi dan merasakan empati pada sekitar.
Meskipun awalnya karena ketidaksengajaan. Sewaktu kami sekeluarga menghabiskan weekend, dan makan bersama di salah satu kedai.
Tidak sengaja ada nasi tercecer tumpah dari piring saya. Tadinya saya tidak begitu merespon nasi yang jatuh sedikit. Namun, sedetik kemudian, saya terpana.
Beberapa burung rupanya sedang menunggu sisa-sisa makanan yang tercecer tersebut.
Masya Allah... saya langsung bergumam. Memang benar, di setiap rejeki yang kita dapat, ada sebagian milik orang lain atau bahkan makhluk lain.
Alhamdulillah... terima kasih ya Allah, atas pengajaran ini...
Dokumen by ; Evi
#materi1
#empati
#HabituasiSejutaCinta
#IbuProfesional



Komentar
Posting Komentar